Aksi Unjuk Rasa Dugaan Penyerobotan Lahan Warga Melibatkan Oknum Anggota DPRD Fraksi PKS

Aksi Unjuk Rasa Dugaan Penyerobotan Lahan Warga Melibatkan Oknum Anggota DPRD Fraksi PKS
Gambar: Aksi Masa Didepan Gedung Kantor DPD PKS Pandeglang

Pandeglang – Bantensuara.com | Gerakan Aksi Reformasi Mahasiswa Indonesia (GARMI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPD PKS Kabupaten Pandeglang, Selasa (09/06/2026). Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung tertib dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

Aksi dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Badru Zaman dan Rama/Ubed. Dalam orasinya, massa aksi menyoroti dugaan penyerobotan lahan milik warga di Gunung Batu, Kecamatan Munjul, yang disebut-sebut melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Fraksi PKS berinisial HJ.

GARMI menilai persoalan tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang karena menyangkut hak-hak masyarakat serta kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif dan partai politik. Massa aksi mendesak agar dilakukan pemeriksaan secara terbuka dan profesional terhadap pihak yang diduga terlibat.

Selain itu, GARMI meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk melakukan investigasi secara objektif dan transparan. Massa juga mendesak DPD PKS Kabupaten Pandeglang agar mengambil langkah tegas apabila kadernya terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun kode etik.

Korlap aksi, Badru Zaman, menegaskan bahwa GARMI hadir sebagai representasi suara masyarakat yang menginginkan keadilan dan kepastian hukum.

"Kami meminta semua pihak yang memiliki kewenangan untuk bersikap objektif dan transparan dalam menangani persoalan ini. Jangan sampai masyarakat kecil merasa tidak mendapatkan perlindungan hukum. Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada kejelasan dan keadilan bagi warga," tegas Badru Zaman.

Sementara itu, Korlap II Rama/Ubed mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal aspirasi rakyat. Kami ingin memastikan bahwa proses hukum berjalan sebagaimana mestinya dan hak-hak masyarakat tetap terlindungi," ujarnya.

GARMI juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut. Jika tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons serius dari pihak terkait, mereka berencana menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar.

Aksi berlangsung damai tanpa adanya kericuhan. Setelah menyampaikan aspirasi dan tuntutannya, massa aksi membubarkan diri secara tertib. GARMI berharap pihak terkait segera mengambil langkah nyata agar persoalan yang diadukan masyarakat dapat diselesaikan secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

Sementara itu, Dodi, ketua DPD PKS Kabupaten Pandeglang saat dihubungi awak media melalui pesan singkatnya menyatakan akan meminta klarifikasi guna mengetahui lebih dalam persoalan yang tengah dihadapi HJ.

"Waalaikumsalaam. kami akan meminta klarifikasi dari yang bersangkutan untuk mengetahui lebih dalam terkait persoalan yang beliau hadapi", Jawabnya singkat. (Red).

Redaksi: Bantensuara