Proyek Pemeliharaan Gedung Eks Kewedanan Menes Disorot Aktivis
Pandeglang, Bantensuara.com – Proyek pemeliharaan Gedung Cagar Budaya Eks Kewedanan Menes kembali mendapat sorotan. Kali ini kritik disampaikan oleh Mulki, aktivis Ikatan Rakyat Reformasi (IKRAR) sekaligus warga asli Menes, yang menilai proyek tersebut telah menimbulkan kegaduhan informasi di tengah masyarakat.
Mulki menyebut maraknya pemberitaan dan beragam informasi yang beredar terkait proyek pemeliharaan gedung tersebut menunjukkan adanya persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
“Pekerjaan proyek pemeliharaan Gedung Eks Kewedanan Menes ini menimbulkan banyak informasi yang berkembang di masyarakat, khususnya di Menes. Kondisi seperti ini seharusnya tidak terjadi,” ujar Mulki kepada awak media. Minggu, 4 Januari 2025.
Ia menyampaikan bahwa sebagai warga dan pemuda asli Menes, dirinya bersama sejumlah elemen masyarakat merasa perlu menyikapi polemik yang terjadi. Menurutnya, situasi tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap Menes sebagai wilayah yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan.
“Kami merasa perlu menyampaikan sikap atas situasi ini. Jika dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan dapat berdampak pada citra Menes,” katanya.
Atas dasar itu, Mulki menyatakan pihaknya berencana melakukan audiensi ke Pemerintah Provinsi Banten, khususnya Balai Kebudayaan Wilayah VIII Provinsi Banten. Langkah tersebut dimaksudkan untuk meminta klarifikasi serta sikap dari instansi terkait mengenai pelaksanaan proyek pemeliharaan gedung cagar budaya tersebut.
Ia berharap audiensi tersebut dapat memberikan penjelasan terbuka kepada publik, terutama terkait hal-hal yang selama ini dipertanyakan masyarakat mengenai pelaksanaan proyek.
“Kami berharap ada kejelasan. Pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab di masyarakat diharapkan dapat dijelaskan oleh pihak yang berwenang. Karena itu, kami berencana melakukan audiensi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mulki menekankan bahwa pemeliharaan bangunan cagar budaya perlu dilaksanakan secara hati-hati, profesional, dan transparan, mengingat Gedung Eks Kewedanan Menes merupakan aset sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, proyek pemeliharaan Gedung Cagar Budaya Eks Kewedanan Menes masih menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap adanya penjelasan dan langkah yang jelas dari pemerintah serta instansi terkait agar polemik yang berkembang dapat diselesaikan secara terbuka dan objektif.

Zek Permana 













