KKM 24 Uniba Ringankan Beban Warga Lewat Distribusi Beras di Kelurahan Kepuh
Kepuh, Ciwandan - Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) menunjukkan kepedulian sosialnya dengan turut membantu proses penyaluran bantuan beras dari Perum Bulog kepada warga di Kelurahan Kepuh pada 18 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dalam meringankan beban ekonomi warga kurang mampu.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari tersebut, anak-anak KKM yang berasal dari Kelompok 24 Universitas Bina Bangsa terlibat aktif mulai dari proses pendataan ulang, pengaturan antrean, hingga membantu petugas kelurahan dalam membagikan langsung beras kepada warga penerima manfaat. Bantuan beras yang disalurkan merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang bekerja sama dengan Bulog, dalam rangka menjaga ketahanan pangan dan menekan dampak inflasi harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Ketua KKM 24 Uniba, Ilham Marullah, mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka bukan hanya sebagai bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap kondisi sosial di lingkungan tempat mereka melakukan program KKM. Ia menyatakan bahwa interaksi langsung dengan warga memberikan pengalaman yang sangat berarti, sekaligus menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa.
Kepala Kelurahan Kepuh yaitu lurah Suroto, S.Ip menyampaikan apresiasinya atas peran serta anak-anak KKM dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa turut membantu mempercepat proses distribusi serta menciptakan suasana kekeluargaan di tengah masyarakat. Ia berharap kerja sama seperti ini bisa terus dilanjutkan dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya.
Bantuan beras yang dibagikan kepada warga di Kelurahan Kepuh merupakan jatah untuk dua bulan sekaligus, dengan jumlah total 20 Kg per keluarga penerima manfaat. Proses distribusi berjalan lancar dan tertib, serta mendapat sambutan baik dari warga yang merasa terbantu di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa peran pemuda, khususnya mahasiswa, sangat dibutuhkan dalam mendukung program-program pemerintah di tingkat akar rumput. Selain itu, kehadiran anak-anak KKM di tengah masyarakat juga memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan lingkungan sosial tempat mereka belajar dan mengabdi.

Syifa 













