SPPG “Paniis Punya Rasa” Jiput Resmi Diluncurkan, MBG Disalurkan Perdana

SPPG “Paniis Punya Rasa” Jiput Resmi Diluncurkan, MBG Disalurkan Perdana
Gambar : Pelaksanaan Gunting Pita SPPG Paniis Punya Rasa

Pandeglang | Bantensuara.com — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) “Paniis Punya Rasa” Kecamatan Jiput resmi diluncurkan sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan peluncuran berlangsung di Desa Paniis, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (02/02/2026).

SPPG “Paniis Punya Rasa” berada di bawah naungan Yayasan H. Kasmidi. Peluncuran ini sekaligus menandai penyaluran perdana Program Makan Bergizi Gratis melalui dapur SPPG Paniis Punya Rasa.

Acara peresmian dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jiput, di antaranya Camat Jiput, Kapolsek Jiput, Danramil Jiput, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pandeglang, Kepala Desa se-Kecamatan Jiput, Kepala Puskesmas Kecamatan Jiput, serta perwakilan sekolah, madrasah, dan kader Posyandu setempat.

Turut hadir tokoh masyarakat Kecamatan Jiput, Ki Arpan selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kalam, serta unsur tokoh pemuda dari wilayah Kecamatan Jiput.

Peresmian SPPG ditandai dengan seremonial gunting pita dan dilanjutkan dengan kegiatan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari rangkaian acara launching.

Gambar: Kepala SPPG “Paniis Punya Rasa”, Febriyan Redafanza bersama Fahru Rijal Perwakilan Yayasan H Kasmidi

Kepala SPPG “Paniis Punya Rasa”, Febriyan Redafanza, menyampaikan bahwa SPPG merupakan unit pelaksana teknis yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada penerima manfaat Program MBG.

“SPPG Paniis Punya Rasa berfungsi sebagai dapur layanan yang memastikan makanan bergizi disiapkan dan disalurkan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Febriyan Redafanza.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan operasional dapur telah disesuaikan dengan ketentuan kebersihan dan keamanan pangan.

“Kami menerapkan standar kebersihan yang ketat, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat,” katanya.

Sementara itu, Fahru Rijal selaku perwakilan yayasan menjelaskan bahwa pada tahap awal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, bantuan telah disalurkan kepada sekitar 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Untuk tahap awal, kurang lebih 1.000 KPM telah menerima manfaat Program MBG melalui SPPG Paniis Punya Rasa,” ujar Fahru Rijal.

Ia menambahkan, kapasitas layanan dapur ke depan akan terus ditingkatkan secara bertahap.

“Kami menargetkan dapur ini dapat melayani hingga 2.500 KPM. Penambahan jumlah penerima manfaat akan dilakukan seiring dengan koordinasi pergeseran cakupan dari SPPG lain yang sudah berjalan,” katanya.

Menurut Fahru Rijal, Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi daerah.

“Sebanyak 80 persen tenaga kerja di Dapur Paniis berasal dari warga lokal Desa Paniis dan Kecamatan Jiput. Ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Selain itu, bahan baku makanan yang digunakan juga diprioritaskan berasal dari wilayah sekitar.

“Kami mengutamakan bahan pangan lokal, seperti sayuran dan padi dari pemasok dan pengusaha lokal di Jiput, karena kualitasnya dinilai lebih baik dan mampu mendukung kebutuhan gizi penerima manfaat,” tambah Fahru Rijal.

Kepala SPPG Paniis Punya Rasa, Febriyan Redafanza, juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat empat SPPG yang telah beroperasi di wilayah Kecamatan Jiput untuk meng-cover kebutuhan seluruh KPM.

“Empat SPPG yang ada di Kecamatan Jiput telah terkoordinasi dengan baik untuk memastikan pelayanan MBG berjalan optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa koordinasi operasional dilakukan secara berjenjang.

“Seluruh operasional program dikawal melalui kerja sama Korcam, Korwil, hingga Korda agar pendistribusian berjalan tertib dan tepat sasaran,” katanya.

Dengan diluncurkannya SPPG “Paniis Punya Rasa”, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Jiput diharapkan dapat berjalan lebih terstruktur, berkelanjutan, dan melibatkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pelaksana, serta masyarakat setempat.

(red)

Reporter & Editor: A. Rozak
Redaksi Bantensuara.com