PCNU Pandeglang Gelar Kaderisasi Perempuan Pertama di Banten
Pandeglang | Bantensuara.com — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pandeglang menggelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDKPNU) segmentasi perempuan, yang tercatat sebagai yang pertama di Provinsi Banten. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Mathla’ul Nawakartika, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, selama empat hari. 26 Januari 2026.
PDKPNU segmentasi perempuan ini diikuti oleh 79 peserta dari unsur Muslimat NU se-Kabupaten Pandeglang. Kegiatan kaderisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, meningkatkan wawasan keorganisasian NU, serta menyiapkan kader penggerak perempuan yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan komitmen khidmah di tengah masyarakat.
Ketua PCNU Kabupaten Pandeglang, Enci Zarkasih, mengatakan bahwa penyelenggaraan PDKPNU perempuan merupakan bagian dari strategi PCNU dalam membangun sistem kaderisasi yang inklusif, berjenjang, dan berkelanjutan.
“PDKPNU segmentasi perempuan ini merupakan ikhtiar PCNU Pandeglang untuk memastikan kaderisasi NU berjalan secara menyeluruh. Perempuan NU memiliki peran strategis dalam menjaga nilai Aswaja dan menguatkan basis sosial keumatan,” ujar Enci Zarkasih.
Ia menjelaskan, selama empat hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan ideologi, keorganisasian, dan kepemimpinan agar mampu berperan sebagai kader penggerak di lingkungannya masing-masing.
“Kami ingin kader perempuan NU tidak hanya mengisi struktur, tetapi memiliki pemahaman ideologis yang kuat dan loyalitas organisasi yang jelas dalam menjaga marwah jam’iyyah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pandeglang, Nyai Nurdina, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya PDKPNU segmentasi perempuan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kebutuhan penting bagi penguatan peran Muslimat NU, baik secara struktural maupun kultural.
“PDKPNU ini menjadi bekal ideologis dan organisatoris yang sangat dibutuhkan kader Muslimat NU agar memahami arah perjuangan NU secara utuh,” kata Nyai Nurdina.
Ia berharap para peserta yang telah mengikuti PDKPNU dapat menjadi motor penggerak Muslimat NU di tingkat kecamatan dan desa, serta mampu menularkan nilai-nilai ke-NU-an secara konsisten di tengah masyarakat.
“Harapannya, kader Muslimat NU yang lahir dari PDKPNU ini siap berkhidmat dan mengabdi secara berkelanjutan untuk Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.
Reporter & Editor: A. Rozak
Redaksi: Bantensuara.com

Zek Permana 













