Sering terjadi adanya balapan liar, Warga Patia Meminta APH Adakan Razia dan Penindakan

Sering terjadi adanya balapan liar, Warga Patia Meminta APH Adakan Razia dan Penindakan
Gambar : Ilustrasi Balapan Liar

Pandeglang, Bantensuara.com-Balap liar adalah kegiatan beradu kecepatan kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, yang di lakukan di jalan umum atau tempat yang bukan lintasan untuk balapan.

Seperti yang di katakan Saepul (pengguna jalan), kegiatan ini sering kali dilakukan oleh para remaja, sehingga di khawatirkan dapat membahayakan keselamatan pelaku dan para pengguna jalan lainnya, hal ini sering terjadi di Jalan raya Patia – Pagelaran, tepatnya di jalan arah dari Kampung Surianeun menuju Kampung Dungushaur maupun sebaliknya berlokasi di jalan pertengahan pesawahan, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, (04/04/26).

Atas dasar pengalaman yang ia alami, Saepul mengungkapkan bahwa dirinya pada saat perjalanan pulang dari patia menuju pagelaran sekitar pukul 11.00 wib yang hampir saja terkena tabrak daripada kegiatan yang di duga balap liar tersebut dengan kecepatan yang lumayan kencang, yang memang sebelumnya ia juga sering melihat bahwa sekelompok remaja atau pemuda suka berkumpul di jalan tersebut bersama sepeda motor yang terlihat sudah di modifikasi, yang sering kali dilakukan pada malam hari atau dini hari saat jalanan mulai sepi, “kata Saepul.

Masih di katakannya, "Saya khawatir jika tidak ada tindakan tegas sama sekali dari Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah setempat dalam hal ini kepolisian Polsek Patia, maka ditakutkan dapat terjadi kecelakaan lalu lintas, yang di alami oleh para pelaku maupun pengguna jalan lainnya yang melintas, yang pastinya akan mengalami cedera bahkan bisa lebih daripada itu "Kematian", dan menurutnya kegiatan tersebut juga jelas sudah melanggar peraturan lalu lintas dan membahayakan keselamatan.

“Maka dari itu ia berharap supaya Aparat Penegak Hukum (APH), Polsek Patia-Polres Pandeglang-Polda Banten, khususnya Polisi yang ada di wilayah tersebeut agar dapat bisa actif berpatroli melakukan sweping di akses jalan tersebut serta agar bisa memberikan tindakan tegas supaya ada efek jera bagi semua para pelaku, untuk meng antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.

Dan menurutnya tindakan tersebut juga tentunya akan menjadi sebuah pelajaran bagi mereka bagi para pelaku balapan liar yang supaya untuk kedepannya mereka tidak akan mengulanginya kembali, sehingga kami para pengguna jalanpun yang merasa resah, menjadi merasakan kenyamanan pada saat melintasi akses jalan tersebut," Tutupnya.

Selain itu Kapolsek Patia (Iptu Sulung) setelah di konfirmasi lewat pesan whatsapp nya mengatakan : "Ok terimakasih infonya segera ditindaklanjuti Beberapakali sudah kita tertibkan dan bahkan sudah kita lakukan pembinaan

Beberapa kali pada saat ditertibkan main petak umpet minta kerjasamanya dri masyarakat jg untuk menginformasikan apabila ada anak2 yg udah mulai kumpul2 agar kita bubarkan

Saat ditongkrongin sepi begitu anggota geser pada balik lagi," ucap kapolsek Patia. (Red).

Reporter : Iwan Setiawan