Honorer Akan Aksi Unjuk Rasa dan Audien di DPR RI, Ini Tuntutannya
bantensuara.com, Pandeglang, Banten - Ketua Umum Honorer Kabupaten Pandeglang, Yossef Gumilar menegaskan, Honorer di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, pekan depan akan melakukan aksi unjuk rasa dan audiensi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Senayan Jakarta, bergabung dengan honorer dari wilayah lainnya.
Menurut dia, agenda tuntutan pada kegiatan itu, salah satunya adalah mendesak agar DPR RI merevisi Undang undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tuntutan lainnya. "Pengurus Honorer Kabupaten Pandeglang, hari tadi, sudah melakukan Teknis Lapangan (Teklap) kaitan dengan persiapan untuk kegiatan tanggal 7 Agustus nanti terkait dengan seruan aksi unjuk rasa dan audiensi di DPR RI dan Kemenpan - RB.
Sebelumnya, kata Dia, pada tanggal 15 Juli, kami juga telah teklap pengurus di tingkat Provinsi. Dan kami telah berkirim surat kepada Komisi 2 DPR RI dan surat tersebut sudah diterima dan nanti jawabannya pada saat audiensi nanti. "Adapun tuntutan yang akan kami sampaikan pada audiensi nanti, lanjut Yossef, kami mendesak agar Komisi 2 DPR RI segera merevisi Undang undang No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Tuntutan Kedua, masih kata Yossef, kami mendesak agar DPR RI segera mengganti Peraturan Pemerintah (PP) No 49 Tahun 2014," ungkap Ketua Umum Honorer Kabupaten Pandeglang, Yossef Gumilar, kepada awak media usai melakukan Teklap, Minggu (30/07/2023).
Sementara tuntutan yang Ketiga adalah, lanjutnya, jadi ketika regulasi test nanti, harus ada afirmasi penambahan nilai, masa kerja atau usia untuk Honorer, itu Tiga tuntutan kami," papar Yossef.
Sementara, masih kata Yossef, pada tanggal 7 Agustus nanti honorer Kabupaten Pandeglang yang akan mengikuti acara unjuk rasa dan audiensi nanti, sebanyak 1.500 Orang honorer siap berangkat dengan menggunakan Bus sebanyak 23 Bus. "Tenaga honorer tersebut, merupakan honorer dari beberapa OPD seperti, dari Kecamatan, PKM dan Dishub,Polpp dan OPD-OPD lainnya. Dan yang perlu diketahui, pada tanggal 7 nanti, kami mempunyai hastag #PandeglangSatuHariTanpaHonorer". Karena, pada tanggal 7 nanti, kami konsen di DPR RI, dan pastinya, pelayanan di masing masing OPD yang biasa dilayani oleh honorer, bakal kosong," paparnya.
Lebih lanjut Yossef menuturkan, pada saat audien nanti di Komisi 2 DPR RI nanti yang rencananya akan dihadiri juga dari Kemenpan-RB dan BKN, untuk Honorer Kabupaten Pandeglang nanti, sambungnya, titik kumpulnya di Mesjid Agung pukul 04:00 pagi, langsung berangkat ke Jakarta Convencion Center (JCC). "Setelah itu, kami akan melakukan longmarch menuju DPR RI. Dalam hal ini, alhamdulillah Bupati Pandeglang turut mendukung dan mensuport secara moral, demikian juga dengan Sekda Pandeglang," jelasnya.
Kami menghimbau kepada rekan rekan honorer Kabupaten Pandeglang, kata Yossef, mari bersama sama berjuang, kalau tidak sekarang kapan lagi, dan kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yang akan memperjuangkan nasib honorer Pandeglang. "Perlu diketahui, menyikapi pernyataan Kemenpan-RB kaitan dengan penghapusan tenaga honorer, sekarang ini menjadi masa kritis untuk honorer, karena, pada tanggal 28 November 2023 merupakan batas akhir honorer. Jadi, kapan lagi kita berjuang," katanya.
Terpisah, Kordinator Honorer Kecamatan Pagelaran, Rina Hamidah ,S IP mengatakan, untuk di Kecamatan Pagelaran, dari 17 honorer yang ada, yang bisa mengikuti aksi unjuk rasa dan audiensi di DPR RI hanya perwakilan sebanyak 3 orang. "Alhamdulillah, untuk honorer di Kecamatan Pagelaran, meski tidak diikuti oleh semua, namun bisa diikuti oleh perwakilan. Momen ini kami anggap penting, untuk memperjuangkan nasib semua honorer agar, ada tanggapan atau tindak lanjut yang nyata dari pemerintah," ujarnya.
Semoga saja, lanjutnya, dengan adanya gerakan dari honorer ini, pemerintah dalam hal ini DPR RI, Kemenpan-RB dan BKN, dapat mengabulkan semua tuntutan dari honorer. "Karena, pengabdian honorer bukan hanya dalam hitungan hari saja, ada yang sudah tahunan, bahkan sudah ada yang puluhan tahun mengabdi. Semoga aksi unjuk rasa dan audiensi honorer nanti berjalan lancar, aman, dan apa yg menjadi tuntutan kami dapat dikabulkan Pemerintah Pusat, Aamiin," pungkasnya. (Rhad/01).

BantenSuara 














