DPD KESTI TTKKDH Pandeglang Tancap Gas, SK DPC Dibagikan Dan Pelatihan Segera Digelar
Pandeglang – Bantensuara.com | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang menggelar kegiatan musyawarah dan rapat koordinasi sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Program Penataran dan Pelatihan Pengembangan Pelatih Pencak Silat KESTI TTKKDH Tahun 2026, sekaligus rangkaian pembagian Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KESTI TTKKDH se-Kabupaten Pandeglang.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026, bertempat di kediaman Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang ini dihadiri oleh Ketua DPD Surya Wijaya, S.Sos., Sekretaris DPD, jajaran pengurus DPD, Ketua Badan Pelatihan DPD (BALAD) Kabupaten Pandeglang beserta anggota dan seluruh pengurus organisasi.
Dalam pertemuan tersebut, para peserta membahas berbagai aspek teknis dan organisatoris yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan utama yang direncanakan akan diselenggarakan pada bulan Juli 2026 mendatang di Wisma PGRI Pandeglang. Selain mempersiapkan pelaksanaan pelatihan pelatih, rapat juga membahas tata cara dan jadwal pembagian SK kepada seluruh DPC KESTI TTKKDH se-Kabupaten Pandeglang yang telah resmi dilantik pada bulan sebelumnya di Pendopo Bupati Pandeglang.
Ketua DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang, Surya Wijaya, S.Sos., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi organisasi guna memperkuat struktur kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan pencak silat.
"Setelah proses pelantikan DPC di seluruh wilayah kecamatan selesai dilaksanakan, kami melanjutkan dengan pembagian SK sebagai bentuk pengesahan dan legalitas keberadaan organisasi di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Secara bersamaan, kami juga mempersiapkan program pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi seluruh kader dan pelatih KESTI TTKKDH, agar mereka mampu melakukan pembinaan atlet dan mengembangkan olahraga pencak silat di lingkungan masyarakat dengan lebih baik," ujar Surya Wijaya saat ditemui usai kegiatan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan nanti ditujukan bagi sekitar 100 orang pelatih dan calon pelatih dari seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang. Berbagai materi akan disampaikan dalam pelatihan tersebut, mulai dari pemahaman filosofi dan sejarah KESTI TTKKDH, teknik dasar maupun lanjutan pencak silat, metode dan sistem kepelatihan, penerapan ilmu pengetahuan olahraga, penyusunan program latihan, peraturan perwasitan dan penyelenggaraan pertandingan, penanganan pertolongan pertama pada cedera olahraga, hingga tata kelola administrasi dalam bidang kepelatihan.
Menurut Surya Wijaya, keberadaan pelatih yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang baik merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung program pembinaan atlet sejak usia dini. Selain itu, pelatih yang berkualitas juga diharapkan mampu mendorong pengembangan pencak silat agar dapat diterima dan dikembangkan di lingkungan sekolah, baik melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun muatan lokal.
"Kami berharap melalui program ini dapat melahirkan pelatih yang profesional, memiliki integritas, dan mampu menjadi ujung tombak dalam pembinaan generasi muda. Pencak silat bukan hanya sekadar olahraga yang mengutamakan prestasi, tetapi juga merupakan sarana pembentukan karakter dan pelestarian budaya bangsa yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan dilestarikan sepanjang masa," tambahnya.
Hasil dari rapat koordinasi tersebut telah menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya terkait penyusunan jadwal pelaksanaan kegiatan, pembentukan panitia pelaksana, pengaturan koordinasi dengan narasumber dan pemateri, mekanisme pelaksanaan pembagian SK DPC, serta berbagai langkah penguatan organisasi yang akan diterapkan di seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang.
Melalui serangkaian kegiatan ini, DPD KESTI TTKKDH Kabupaten Pandeglang menegaskan komitmennya untuk terus berupaya memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas pelatih, membina atlet-atlet berprestasi, serta menjaga dan melestarikan seni budaya pencak silat sebagai salah satu warisan berharga bagi bangsa Indonesia. ///(Red).
Reporter: Moch. Ridho
Editor: Iwan Setiawan
















