Mahasiswa KKM 31 Pasang Cermin Cembung di Kampung Cilanggawe: Inovasi Teknologi Tepat Guna Demi Keselamatan Warga
Pandeglang, bantensuara.com- Dalam upaya mendorong pemanfaatan teknologi sederhana yang berdampak langsung bagi masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 31 Universitas Bina Bangsa melaksanakan kegiatan pemasangan cermin cembung di Kampung Cilanggawe, Desa Karyautama, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu siang (26/07/2025), sejak pukul 13.00 hingga 17.50 WIB, sebagai bagian dari implementasi program kerja bidang Teknologi Tepat Guna.
Cermin cembung dipasang di titik rawan jalan yang memiliki sudut pandang terbatas dan potensi kecelakaan lalu lintas. Pemasangan ini juga dihadiri oleh Bapak Dian, selaku Sekretaris Desa Karyautama, yang ikut memantau secara langsung proses pelaksanaan kegiatan.
"Kami sangat mendukung inisiatif mahasiswa. Pemasangan cermin di lokasi seperti ini sangat penting agar warga bisa berkendara lebih aman dan waspada,” tutur Bapak Dian saat meninjau lokasi.
Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKM melakukan survei lapangan bersama aparat desa untuk mengidentifikasi titik jalan yang berisiko, seperti tikungan tajam, pertemuan jalur sempit, dan daerah padat pemukiman. Lokasi dipilih berdasarkan keluhan warga dan pengamatan langsung terhadap lalu lintas harian.
Setelah titik dipastikan, tim KKM memulai proses persiapan dengan membawa tiang besi, peralatan tukang, serta cermin cembung yang telah dipesan sebelumnya sesuai spesifikasi kebutuhan lapangan.
Pemasangan dilakukan secara bertahap: dimulai dari penggalian lubang untuk tiang, pemasangan pondasi beton ringan, pengikatan tiang menggunakan angkur besi, lalu pemasangan cermin menggunakan baut dan bracket pendukung. Mahasiswa saling bergantian menjalankan tugas teknis, sambil tetap memperhatikan faktor keselamatan dan posisi optimal pantulan.
Meski cuaca sempat panas terik, kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat. Warga sekitar ikut memantau jalannya proses dan memberikan dukungan moril, sementara perangkat desa memfasilitasi perlengkapan kerja dan dokumentasi kegiatan.
Cermin cembung termasuk dalam teknologi tepat guna yang sangat relevan di lingkungan pedesaan. Penggunaannya tidak membutuhkan listrik, dapat bertahan lama, dan secara langsung berfungsi sebagai alat bantu visual bagi pengguna jalan yang melintasi area terbatas pandangan.
Mahasiswa KKM memilih pendekatan ini sebagai bentuk pengabdian yang berdampak nyata—selain mudah diterapkan, teknologi ini juga mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

"Tujuan kami adalah memanfaatkan inovasi sederhana yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Ini juga jadi kesempatan kami belajar praktik lapangan dan mendekatkan teknologi ke masyarakat,” ungkap Aqil salah satu anggota KKM.
Kegiatan pemasangan cermin cembung di Kampung Cilanggawe menjadi simbol nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan desa melalui inovasi sederhana namun efektif. Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa dan keterlibatan aktif mahasiswa, program kerja bidang teknologi tepat guna berhasil dijalankan sesuai harapan.
Cermin yang kini terpasang tidak hanya menjadi alat bantu visual, tetapi juga refleksi kolaborasi antara generasi muda dan masyarakat desa dalam menjaga keselamatan, membangun kepedulian, dan menerapkan teknologi secara bijak.(Red).

Zek Permana 














