Terindikasi Niatan Terselubung, Pekerjaan Didesa Majau Tak Gunakan Papan Informasi

Terindikasi Niatan Terselubung, Pekerjaan Didesa Majau Tak Gunakan Papan Informasi
Gambar: situasi pekerjaan di pinggiran sungai

Pandeglang | bantensuara.com -Pekerjaan konstruksi bronjong pada pinggiran sungai Cimajau yang berlokasi di Kampung Legon Desa Majau Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang, Banten yang tengah berlangsung saat ini menuai perhatian publik.

‎Pasalnya, pekerjaan tersebut hingga saat ini tidak memasang papan informasi proyek. Hal ini membuat publik bingung dan mempertanyakan legalitas serta tujuan sebenarnya dari kegiatan tersebut. Jum'at (08/05/2026).

‎Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan fisik terlihat tengah berjalan aktif. Menurut keterangan dari dua orang di lapangan, salah satunya mengaku sebagai tim pengawas yang enggan disebutkan identitasnya, menurutnya kegiatan ini diklaim sebagai bantuan darurat dari APBD provinsi Banten.

‎"Kegiatan ini merupakan bantuan darurat provinsi untuk penanggulangan erosi. Pengerjaannya sudah dimulai sejak tanggal 04 Mei dan ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu," ungkap sumber tersebut.

‎Ketiadaan papan informasi proyek menimbulkan kecurigaan dan mengindikasikan adanya niatan terselubung. Mengingat setiap pekerjaan konstruksi dalam aturan pelaksanaannya wajib mencantumkan identitas proyek, pelaksana, dan anggaran agar transparan bagi publik.

‎Dijelaskan lebih lanjut, proyek ini bertujuan mencegah kerusakan lingkungan akibat abrasi yang berpotensi menutup aliran sungai jika dibiarkan. Menurut sumber, pekerjaan ini berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi, khususnya bidang Sumber Daya Air (SDA).

‎Namun, keterangan yang berbeda justru dilontarkan oleh seseorang yang mengaku sebagai pengawas lapangan di lokasi. Menurut pengakuannya, pekerjaan ini bukan murni proyek Pemerintah Daerah, melainkan diklaim sebagai kegiatan milik pihak perorangan berinisial "PH".

‎Tak hanya itu, pria tersebut juga menyebutkan bahwa proyek ini merupakan inisiatif langsung Gubernur Banten, Andra Soni. Karena tidak ditemukan papan informasi proyek di lokasi mengakibatian kesimpangsiuran informasi, sehingga menimbulkan banyak asumsi.

‎Perbedaan informasi yang kontradiktif ini, menimbulkan tanda tanya besar mengenai status sebenarnya dari pekerjaan tersebut. Apakah ini benar program Pemerintah untuk keselamatan lingkungan, atau justru kegiatan lain yang berkedok proyek resmi?

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi yang jelas mengenai siapa pelaksana dan pendana sebenarnya, serta alasan mengapa papan informasi proyek tidak dipasang sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

‎Bantensuara.com akan terus menelusuri informasi lebih lanjut dan membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak terkait, demi menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan. ///(Wan).