JELANG LEBARAN 7 - H. Tarif Bus Semua Jurusan Diprediksi Mengalami Kenaikan 20 %.
Pandeglang - Banten | Tarif Bus Keberangkatan awal,mulai dari Terminal Bus Labuan keberbagai Jurusan luar Kota, diprediksi akan mengalami kenaikan pada 7-H menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H. Kenaikan tersebut disebabkan berbagai faktor, salahsatu diantaranya dengan naiknya Harga Bahan Bakar Minyak (BBM).Demikian diutarakan Eni Cahyani Plh Terminal Bus Labuan saat ditemui Wartawan diruang kerjanya Rabu (12/04/23).
Menurut Eni, kenaikan Tarif tersebut hanya semacam usulan saja, artinya belum ada keputusan Resmi dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang. "Adapun yang mengusulkan kenaikan Tarif, adalah dari Para pemilik Perusahaan Otobus (PO) sendiri lalu dirapatkan secara formal dengan pihak Dinas terkait," katanya.
Eni juga menuturkan, bahwa pihaknya masih menunggu keputusan hasil Rapat tersebut antara para pemilik Perusahaan Otobus dengan pihak Dinas Perhubungan. "Apapun hasilnya,Kami hanya melaksanakan dan menjalankan,sekaligus melakukan sosialisasi dengan para calon penumpang, baik secara lisan maupun dalam bentuk Sticker," tuturnya.
Adapun menurut Eni jika tarif mengalami kenaikan 20 % contohnya untuk route Labuan - Kalideres Jakarta " Apabila untuk hari ini Rp 45.000 kalau ditaikan 20 % berarti menjadi Rp 54.000,- kemudian untuk Tarif Labuan - Bandung apabila tarifnya Hari ini Rp 150.000.- jika terjadi kenaikan 20 % , menjadi Rp 180.000,-. "Akan tetapi sekali lagi Kami katakan itu hanya prediksi,sebab hasil mutlaknya atau hasil keputusan Rapat itu, sampai Hari ini Kami belum menerima secara sah," tutup Eni.
Sementara Rully Akew Kondektur Bus Jurusan Labuan - Kalideres, kepada Wartawan menuturkan, soal naik dan tidaknya dirinyapun belum tau. "Hanya biasanya seperti di Tahun - tahun kemarin, kenaikan Tarif itu terjadi pada 7 - H dan 7 + H, artinya seminggu sebelum dan sesudah Lebaran," ucapnya.
Soal mudik sebagaimana dilansir dari Media Visual, Ir. H. Jokowi Dodo Presiden Republik Indonesia mengatakan,bahwa untuk Tahun 2023 terbuka dan tidak ada masalah,Kalimat itu terucap disebabkan sudah terbebasnya Indonesia dari Pandemi Coronavirus Covid-19.*** (Die)
















