Tokoh NU Pandeglang KH Aman Syairi AS Wafat, Alumni STAI Babunnajah: Kami Kehilangan Sosok Guru dan Teladan

Tokoh NU Pandeglang KH Aman Syairi AS Wafat, Alumni STAI Babunnajah: Kami Kehilangan Sosok Guru dan Teladan
Gambar: Almarhum KH. Aman Sahiri (Tokoh NU Pandeglang)

PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kabupaten Pandeglang. Tokoh ulama kharismatik KH Aman Syairi AS meninggal dunia pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.55 WIB di RS Drajat Prawira Negara, Kota Serang.

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, para santri, alumni, serta masyarakat Pandeglang. Semasa hidupnya, KH Aman Syairi AS dikenal sebagai sosok yang mengabdikan diri dalam dunia pendidikan, dakwah, dan organisasi keagamaan.

Almarhum pernah mengemban amanah sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pandeglang. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Ketua Yayasan STAI Babunnajah, lembaga pendidikan tinggi Islam yang telah melahirkan banyak alumni di Kabupaten Pandeglang dan sekitarnya.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan. Salah satunya disampaikan oleh Torik Aziz, Alumni STAI Babunnajah, yang mengaku sangat kehilangan atas wafatnya sosok yang selama ini menjadi guru sekaligus teladan.

"Saya secara pribadi dan sebagai alumni STAI Babunnajah merasa sangat kehilangan. Abah KH Aman Syairi AS adalah sosok guru sekaligus orang tua bagi kami. Beliau selalu memberikan teladan tentang keikhlasan dalam mengabdi, kesederhanaan dalam kehidupan, serta komitmen yang kuat untuk memajukan pendidikan dan dakwah Islam," ujar Torik Aziz. Kamis, 16/07/2026

Menurut Torik, dedikasi almarhum dalam membangun STAI Babunnajah dan membina generasi muda merupakan warisan berharga yang akan terus dikenang oleh para alumni dan masyarakat.

"Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," tambahnya.

Kepergian KH Aman Syairi AS menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Pandeglang, khususnya keluarga besar Nahdlatul Ulama dan civitas akademika STAI Babunnajah. Sosoknya dikenal istiqamah dalam berdakwah, membina umat, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Pandeglang.

Sementara itu, Redaksi Bantensuara.com turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Aman Syairi AS.

"Atas nama keluarga besar Redaksi Bantensuara.com, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Innalillahi wa inna ilaihi raji'un." (Red).

Penulis/Editor : A Rozak