Kementerian PUPR Serahkan Hasil Program P3-TGAI untuk 62 Kelompok P3A Pandeglang

Kementerian PUPR Serahkan Hasil Program P3-TGAI untuk 62 Kelompok P3A Pandeglang

Serang, Bantensuara.Com– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) resmi melaksanakan serah terima hasil pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2025. Acara tersebut digelar di Hotel Horison, Kota Serang, dengan dihadiri unsur terkait, perwakilan kelompok penerima, serta jajaran manajemen balai. Selasa (30/09).

Di Kabupaten Pandeglang, tercatat sebanyak 62 Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) menjadi penerima program. Kehadiran program ini diharapkan dapat meningkatkan fungsi jaringan irigasi, produktivitas pertanian, serta kesejahteraan masyarakat tani.

H. Epi, selaku Koordinator Manajemen Balai (KMB) BBWSC3, menegaskan bahwa pelaksanaan P3-TGAI tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. 

“Melalui program ini, kami mendorong kelompok P3A untuk terlibat aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Dengan begitu, rasa memiliki dan kepedulian terhadap hasil pekerjaan bisa tumbuh lebih kuat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Faizal, yang bertugas sebagai supporting staff KMB, menjelaskan bahwa seluruh hasil pekerjaan yang telah selesai akan segera difungsikan untuk mendukung kebutuhan irigasi di tingkat petani.

“Serah terima ini menandai berakhirnya tahap pengerjaan. Selanjutnya, manfaat program dapat langsung dirasakan oleh kelompok tani di Pandeglang,” jelasnya.

Program P3-TGAI sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat yang digulirkan melalui Kementerian PUPR dengan pola padat karya tunai. Mekanisme ini memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat sekaligus menjamin bahwa pembangunan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dengan selesainya pekerjaan di 62 kelompok penerima, diharapkan lahan pertanian di Kabupaten Pandeglang semakin terairi dengan baik dan mampu mendukung peningkatan ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Red).