HEBOH KONTEN TAK SENONOH DIDUGA OKNUM ASN, AKUN TIKTOK MENDADAK PRIVAT, PMII MINTA USUT TUNTAS
PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM Jagat media sosial dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang diduga menampilkan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di RSUD Berkah Pandeglang. Setelah video tersebut ramai diperbincangkan publik, akun TikTok yang diduga berkaitan dengan sosok dalam video itu dikabarkan berubah menjadi privat sehingga tidak lagi dapat diakses secara bebas oleh pengguna.
Sebelumnya, sebuah video yang diunggah melalui akun TikTok @samsudin_banten menjadi viral di berbagai platform media sosial. Video tersebut memperlihatkan dua laki-laki dewasa berada di dalam sebuah ruangan dengan mengenakan pakaian minim serta menampilkan adegan yang dinilai tidak senonoh.
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, salah seorang pria dalam video tersebut diduga merupakan oknum ASN yang bertugas di RSUD Berkah Pandeglang. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas maupun kebenaran dugaan tersebut.
Belakangan, akun TikTok yang diduga berkaitan dengan sosok dalam video viral tersebut diketahui telah diubah menjadi privat. Perubahan status akun itu semakin menjadi perhatian warganet dan memicu beragam spekulasi di media sosial.
Berita Terkait :
Viral Konten Tidak Senonoh, Diduga Oknum ASN Pegawai RSUD Pandeglang
Dikutip dari bantennews.com, Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pandeglang akan menelusuri informasi yang tengah menjadi perhatian publik tersebut untuk memastikan kebenarannya.
Menurut Iing, dirinya telah menginstruksikan kepala perangkat daerah tempat ASN yang bersangkutan bertugas agar segera melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan informasi sebagai bahan klarifikasi.
"Yang pertama saya memerintahkan kepada kepala dinas yang bersangkutan untuk memeriksa dan mengkroscek kebenaran berita tersebut, apakah akun tersebut adalah milik pribadinya atau akun orang lain, atau akunnya diretas oleh pihak lain. Nah, ini perlu kita telusuri bersama," kata Iing kepada wartawan, Rabu (8/7/2026).
Iing menegaskan bahwa hubungan sesama jenis merupakan tindakan yang menurutnya tidak dapat dibenarkan dan tidak diharapkan terjadi di Kabupaten Pandeglang. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan agar peristiwa serupa tidak terjadi.
"Yang terpenting poin-nya adalah hubungan sesama jenis di Kabupaten Pandeglang ini harus kita awasi, harus kita pantau, dan kita kontrol bersama. Jangan sampai hal-hal demikian terjadi di Kabupaten Pandeglang," ujarnya.
Sementara itu, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Pandeglang turut memberikan tanggapan atas viralnya video tersebut. PMII mendesak Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta manajemen RSUD Berkah Pandeglang untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap dugaan keterlibatan oknum ASN dimaksud.
PMII menilai, apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan bahwa sosok dalam video tersebut benar merupakan seorang ASN, maka proses penegakan disiplin dan pembinaan harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, PMII meminta agar proses klarifikasi dilakukan secara objektif, transparan, dan mengedepankan asas praduga tak bersalah sehingga tidak merugikan pihak mana pun sebelum terdapat hasil pemeriksaan resmi dari instansi yang berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Berkah Pandeglang maupun BKPSDM Kabupaten Pandeglang belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penelusuran atas dugaan tersebut. (Red).
Penulis/Editor : A Rozak

Zek Permana 














