Kepala Desa Munjul Sampaikan Surat Terbuka kepada Warga

Kepala Desa Munjul Sampaikan Surat Terbuka kepada Warga

Pandeglang, Bantensuara.com – Kepala Desa Munjul, Iip Suramiharja, menyampaikan surat terbuka kepada seluruh warga desa terkait kondisi terkini keuangan desa yang berdampak pada pelayanan dan pembangunan di wilayahnya.

Dalam surat tersebut, Kepala Desa Munjul mengungkapkan bahwa pemerintah desa ke depan tidak lagi dapat menjalankan sejumlah program seperti tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan karena Dana Desa yang diterima saat ini hanya sekitar sepertiga dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ke depan, kami tidak lagi bisa melayani seperti tahun-tahun sebelumnya. Banyak hal yang dulu bisa kami lakukan, kini tidak lagi mampu kami wujudkan,” tulis Iip dalam surat terbukanya. Kamis 26 Februari 2026.

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran berdampak pada sejumlah program prioritas desa, di antaranya pembangunan dan perbaikan jalan desa, perbaikan saluran irigasi, pemberian makanan tambahan (PMT) untuk posyandu, penyediaan akses wifi gratis bagi warga, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang tidak lagi dapat dilakukan sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Bahkan, dalam situasi darurat seperti bencana, pemerintah desa mengakui tidak dapat berbuat maksimal sebagaimana yang pernah diupayakan sebelumnya.

“Bukan karena kami tidak peduli, tetapi karena kemampuan anggaran yang sangat terbatas. Dana Desa yang kami terima saat ini tinggal sekitar sepertiga dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Iip juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterbatasan pelayanan tersebut. Ia mengaku merasa sedih ketika tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga dan harus menjawab dengan kata “belum bisa” terhadap sejumlah harapan masyarakat.

Meski demikian, Pemerintah Desa Munjul menegaskan bahwa komitmen untuk menjaga amanah tetap menjadi prioritas utama. Transparansi, kejujuran, dan prinsip keadilan dalam pengelolaan anggaran desa tetap akan dijalankan.

Kepala desa juga mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa, meskipun dalam kondisi anggaran yang terbatas.

“Ketika dana berkurang, yang tidak boleh ikut berkurang adalah gotong royong dan kepedulian. Desa ini harus dibangun bersama, bukan hanya oleh pemerintah desa,” tegasnya.

Surat terbuka tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh warga dapat memahami kondisi yang ada serta terus memberikan dukungan dan doa demi kemajuan Desa Munjul ke depan. (Red).

Redaksi.Bantensuara.Com