SPPG Aisha Bojongcanar, Gandeng UMKM Lokal Dukung Suksesi Program MBG
Pandeglang, Bantensuara.com — Satuan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aisha Bojongcanar Dahu terus memperkuat perannya dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kolaborasi dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Langkah ini menjadi wujud komitmen SPPG Aisha dalam mewujudkan kemandirian pangan serta memperkuat ekonomi masyarakat sekitar.
Salah satu bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pembelian ikan lele dari unit budidaya bioplok milik Syailendra, warga Bojongcanar yang telah mengembangkan usaha perikanan dengan sistem ramah lingkungan.
Perwakilan SPPG Aisha Bojongcanar Dahu, Tazvia Amaranti, menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pengadaan ikan lele, melainkan juga mencakup bahan pangan lain seperti sayuran, telur, beras, dan kebutuhan dapur lainnya. Semua pengadaan tersebut, kata Tazvia, diutamakan berasal dari supplier dan toko-toko lokal di sekitar SPPG.
“Kami berkomitmen untuk mengutamakan produk lokal dalam pemenuhan kebutuhan gizi program Makan Bergizi Gratis. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat sekitar juga ikut tumbuh,” ujar Tazvia Amaranti. Selasa, 11 November 2025.
Tazvia menambahkan, meskipun SPPG Aisha mengutamakan pemasok dari UMKM lokal, pihaknya tetap menerapkan standar kualitas premium untuk setiap bahan pangan yang digunakan.
“Yang terpenting bagi kami adalah kualitas. Baik itu ikan lele, beras, sayuran, maupun bahan-bahan lainnya, semuanya harus memenuhi standar gizi dan mutu yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa praktik kolaboratif ini sejatinya sudah berjalan sejak awal pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sebagian besar bahan pangan yang digunakan SPPG Aisha dibeli dari lingkungan sekitar, seperti Pasar Menes, Pasar Labuan, dan bahkan langsung dari para petani lokal.
“Sejak awal, kami memang sudah berupaya memprioritaskan bahan dari lingkungan sekitar. Ada yang dari pasar Menes, pasar Labuan, dan sebagian juga kami ambil langsung dari petani. Prinsipnya, yang dekat dan terpercaya,” tambah Tazvia.
Sementara itu, Ketua SPPG Aisha Bojongcanar Dahu, Hilpi Mulyana, menyampaikan hal senada. Ia menilai kolaborasi dengan UMKM lokal tidak hanya memperkuat rantai pasok bahan pangan bergizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat di sekitar lembaga.
“Kami ingin program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya berdampak pada penerima manfaat, tetapi juga menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil di sekitar SPPG untuk berkembang. Prinsipnya, tumbuh bersama dan saling menguatkan,” ujar Hilpi Mulyana.
Hilpi menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari strategi SPPG Aisha dalam memastikan keberlanjutan program MBG dengan tetap menjaga keseimbangan antara kualitas gizi, pemberdayaan ekonomi lokal, dan efisiensi distribusi bahan pangan.

Zek Permana 














