Aksi Bersih-Bersih Cagar Budaya Upaya Bangkitkan Kesadaran Kolektif Tangani Sampah

Aksi Bersih-Bersih Cagar Budaya Upaya Bangkitkan Kesadaran Kolektif Tangani Sampah
suasana kegiatan bersih-bersih yang di gagas oleh gabungan organisasi pemuda menes di Ex-Tangsi Alun-alun kecamatan menes

Pandeglang - Banten | Komunitas Cahaya Menes (KCM), Titik Garis (Tiga), Katresna dan Menes Film melakukan gerakan membersihkan salah satu bangunan Cagar Budaya yaitu Gedung Ex-Tangsi yang berlokasi di selatan Alun-Alun Menes, Sabtu (29/04/23), kegiatan yang di prakarsai oleh Pemuda Menes yang terdiri dari gabungan dari beberapa organisasi di Menes. Kegiatan tersebut upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan memerlukan kesadaran secara kolektif.

Kegiatan itu juga mendapat dukungan dari pihak pemerintah kecamatan Menes, Polsek Menes dan diketahui oleh pihak Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK Wilayah 8). Dengan mengangkat tema "Dan Pada Akhirnya Menemukan Udara Segar".

Menurut ketua pelaksana kegiatan Nurrizqi (Ateng), tema ini diangkat bukan tanpa alasan, melainkan kondisi gedung Ex-Tangsi yang sangat kumuh dan bagian depan gedung digunakan untuk membuang sampah oleh masyarakat sekitar hingga menimbulkan bau yang tidak sedap. 

"Sebenarnya ini bukan pertama kali, 2021 pernah kita lakukan kegiatan serupa. Harapannya setelah melakukan kegiatan pembersihan dan mengangkut sampah yang menumpuk, semoga bau yg tidak sedap ini tidak lagi terhirup oleh masyarakat sekitar yang melintas. Lebih jauh sebagai bangunan Cagar Budaya sudah seharusnya Ex-Tangsi mendapat perhatian khusus, dirawat dan dilestarikan sebagai bukti kekayaan sejarah di kecamatan Menes," kata Ateng (29/04).

Selain kegiatan bebersih, akan dilanjutkan dengan kegiatan diskusi interaktif yang dibuka untuk publik dengan tujuan melakukan audiensi dengan pihak Kecamatan Menes, khususnya Camat Menes Abdul Haris, S.E., untuk mengetahui kondisi dan potensi Menes saat ini dan ke depan. Setelah acara diskusi harapannya rekomendasi dalam diskusi dapat direalisasikan, seperti halnya pemeliharaan bangunan cagar budaya, penyediaan ruang publik dan pengembangan potensi Menes terutama para pemuda kedepannya.

Presiden KCM Zia Ulhaq menuturkan, setelah bersih dan rapi, bagian depan akan diupayakan untuk diberi penerangan dan plang larangan membuang sampah. 

"Harapannya pemerintah Kecamatan Menes dapat membantu untuk memberikan fasilitas plang bersinergi bersama BPK Wilayah 8, supaya bisa membantu memberikan biaya untuk penerangan dan pemeliharaan, sehingga kegiatan bersih-bersih ini tidka hanya menjadi agenda tahunan tanpa penindaklanjutan," ucap Zia Ulhaq.

"Ajakan terbuka, lanjut Zia,  juga kepada masyarakat sekitar Menes untuk dapat bekerjasama agar tidak lagi membuang sampah di depan Ex-Tangsi, bangunan Cagar Budaya yang harusnya dijaga secara bersama," pungkasnya. (Ulfan)