Drama Adu Penalti Antar Cilanggawe Jadi Juara Pordes Karyautama
KARYAUTAMA, BANTENSUARA.COM – Pekan Olahraga Desa (Pordes) Karyautama resmi mencapai puncaknya setelah laga final mempertemukan Lameluhur melawan Cilanggawe. Pertandingan berlangsung sengit dan dramatis hingga harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam laga final tersebut, kedua kesebelasan tampil dengan motivasi tinggi. Lameluhur yang berstatus sebagai juara bertahan berusaha mempertahankan gelar yang sebelumnya berhasil diraih. Sementara Cilanggawe datang dengan ambisi merebut trofi dan mengakhiri perjuangan Pordes dengan gelar juara.
Sejak pertandingan dimulai, kedua tim saling menunjukkan permainan terbaiknya. Lameluhur berupaya membangun serangan untuk membuka keunggulan, sedangkan Cilanggawe tampil disiplin dan memberikan tekanan melalui sejumlah serangan ke pertahanan lawan.
Pertandingan berlangsung ketat hingga waktu normal berakhir. Tidak adanya pemenang dalam waktu pertandingan membuat laga harus dilanjutkan ke drama adu penalti.

Tim Lameluhur juara Runner up Pordes Karyautama
ada babak adu penalti, ketegangan semakin terasa. Para pemain kedua tim harus menghadapi tekanan besar untuk menjalankan tugasnya dari titik putih. Cilanggawe akhirnya mampu tampil lebih tenang dan memastikan kemenangan melalui adu penalti.
Hasil tersebut mengantarkan Cilanggawe keluar sebagai juara Pordes Karyautama, sekaligus menggagalkan ambisi Lameluhur untuk mempertahankan gelar juara.
Meski harus kehilangan trofi, perjuangan Lameluhur tetap mendapat apresiasi. Bahkan salah satu pemainnya, Kahfi, berhasil meraih penghargaan sebagai penjaga gawang terbaik dalam gelaran Pordes Karyautama.
Penampilan Kahfi sepanjang kompetisi dinilai menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan Lameluhur hingga mampu menembus partai final. Penghargaan tersebut menjadi capaian tersendiri bagi Kahfi meski timnya harus mengakhiri laga final sebagai runner-up.
Sementara itu, penghargaan top skor Pordes Karyautama diraih oleh Rian dari tim Kampung Baru. Produktivitas Rian sepanjang kompetisi membuatnya berhasil menjadi pemain dengan catatan gol terbanyak dalam turnamen tersebut.
Kepala Desa Karyautama, Nana Sumarna, turut hadir menyaksikan langsung pertandingan final sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pordes. Kehadirannya menambah semarak laga penentuan yang disaksikan masyarakat.
Nana Sumarna juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh tim, pemain, panitia, dan masyarakat yang telah ikut menyukseskan rangkaian Pordes Karyautama.
Pordes Karyautama tidak hanya menjadi ajang untuk mencari tim terbaik, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menyalurkan bakat olahraga, serta membangun semangat kebersamaan dan sportivitas.
Dengan kemenangan Cilanggawe di partai final, rangkaian kompetisi akhirnya ditutup dengan penuh kegembiraan. Sementara Lameluhur harus merelakan gelar juara bertahan berpindah tangan setelah perjuangan panjang hingga pertandingan terakhir.
Drama adu penalti dalam laga final menjadi penutup yang menegangkan sekaligus menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan Pordes Karyautama tahun ini. (Red).
Penulis/Reporter : A Rozak

Zek Permana 
















