Penghubung Tiga Kecamatan, Jembatan Merah Putih Diresmikan
PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM— Jelang hari Perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 81, Suasana penuh sukacita meliputi Kampung Pasirsereh, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang. Ratusan warga berkumpul padat menyaksikan peresmian Jembatan Merah Putih hasil Program Presisi Polres Pandeglang Polda Banten. Jembatan penghubung tiga kecamatan yang dulunya rusak parah, kini telah bangkit kembali lewat Program Revitalisasi yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Yang dikerjakan pada awal Juli lalu dan siap dimanfaatkan masyarakat.
Peresmian ini turut dihadiri Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, sejumlah Kepala Desa se-Kecamatan Cikedal, Muspika, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya. Iing Andri Supriadi menyampaikan, jembatan di Kecamatan Cikedal merupakan salah satu dari lima jembatan se-Kabupaten Pandeglang yang mendapatkan perhatian khusus untuk direvitalisasi. Pembangunan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan investasi nyata untuk mendorong roda perekonomian, layanan kesehatan, dan akses pendidikan warga.
“Dengan hadirnya jembatan ini, kami berharap dapat meningkatkan perekonomian, kesehatan, serta pendidikan bagi masyarakat. Ini adalah wujud kolaborasi sinergis antara Pemerintah Daerah dan Forkopimda, salah satunya Polres Pandeglang,” ujar Iing. Kamis, (13/08/2026).
Ia pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan melestarikan bangunan jembatan ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Kapolres Pandeglang, AKBP Dhino Indra Setiadi, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses penghubung antarwilayah. Dalam rangkaian peresmian hari itu, seluruh peserta acara juga mendapat sambutan langsung secara virtual dari Presiden RI, sementara peresmian secara simbolis dipimpin langsung oleh Kapolri yang saat itu berada di Kabupaten Lebak.
“Kami berkolaborasi bersama seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Pandeglang untuk meresmikan jembatan ini. Jembatan sepanjang 38 meter dengan lebar 1,5 meter ini menghubungkan tiga kecamatan, sangat bermanfaat bagi warga, terutama anak-anak sekolah dan akses jalur pertanian,” ungkap Dhino.
Ia berharap masyarakat dapat menggunakan jembatan ini sebagaimana mestinya, ikut menjaga dan merawatnya agar manfaatnya terus terasa bagi kehidupan bersama.
Kepala Desa Tegal, Supardi, menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran jembatan baru tersebut. Menurutnya, selama ini warga kesulitan melintas, terutama saat musim hujan karena kondisi jembatan lama yang rusak.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Presiden Prabowo, Kapolres Pandeglang, serta semua pihak yang telah berjuang mewujudkan jembatan ini. Sekarang warga bisa melintas dengan aman, petani lebih mudah mengangkut hasil panen, dan anak-anak sekolah tak lagi khawatir saat menyeberang. Semoga jembatan ini membawa berkah dan kemajuan bagi Desa Tegal dan wilayah sekitar,” kata Supardi.
Turut hadir dalam acara tersebut Tb Khatibul Umam (DPP Golkar), unsur anggota Polres Pandeglang, Muspika Kecamatan Cikedal, serta tokoh masyarakat setempat. Di penghujung rangkaian kegiatan, acara juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada siswa SDN Tegal 2 Pandeglang dan warga yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian sosial yang menyertai kehadiran infrastruktur baru tersebut. (Red).
Penulis/Reporter : Iwan Setiawan
Editor : Redaksi.Bantensuara.com

Zek Permana 
















