A Gunaedi: Pengawasan dan Pembinaan Relawan Jadi Kunci Optimalisasi Pelayanan MBG
PANDEGLANG, BANTENSUARA.COM – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pandeglang Munjul Pasanggrahan, A Gunaedi, menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap relawan menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat.
Menurut A Gunaedi, inti dari keberadaan SPPG adalah memastikan pelayanan MBG dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan arahan serta ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pengawasan dilakukan pada setiap tahapan agar pelayanan yang diberikan kepada penerima manfaat tetap terjaga.
“Intinya adalah bagaimana pelayanan Makan Bergizi Gratis ini bisa berjalan dengan baik dan diterima oleh penerima manfaat sesuai dengan ketentuan. Karena itu, pengawasan dan pembinaan terhadap relawan menjadi perhatian kami,” ujar A Gunaedi. Minggu, 16/08/2026.
Ia mengatakan, relawan memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program MBG. Karena itu, pembinaan dilakukan agar para relawan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk dalam menjaga kebersihan, kualitas makanan, ketepatan proses pelayanan, hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.
A Gunaedi menilai, pelayanan MBG membutuhkan kerja sama seluruh unsur yang terlibat. Setiap bagian harus menjalankan tugasnya secara bertanggung jawab agar tidak terjadi kendala yang dapat menghambat proses pelayanan.
“Relawan merupakan bagian penting dalam operasional SPPG. Kami terus memberikan pembinaan agar mereka memahami tugasnya dan dapat bekerja sesuai dengan standar yang telah ditentukan,” katanya.
Dalam pelaksanaan program tersebut, SPPG Pandeglang Munjul Pasanggrahan juga menghadapi tantangan geografis. Kecamatan Munjul memiliki karakteristik wilayah yang cukup luas dan secara geografis termasuk dalam wilayah 3T.
Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam memastikan pelayanan MBG dapat berjalan secara optimal. Menurut A Gunaedi, tantangan geografis tidak boleh menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan kepada penerima manfaat.
“Kami siap mengikuti dan melaksanakan segala arahan dari Kepala BGN. Ini dalam rangka mengoptimalkan pelayanan gizi, khususnya pelayanan MBG di wilayah Munjul yang secara geografis merupakan wilayah 3T,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran program, A Gunaedi juga mengutamakan koordinasi dengan berbagai pihak. Koordinasi dilakukan tidak hanya di internal SPPG, tetapi juga dengan Mitra Pengelola serta unsur pemerintah di wilayah Kecamatan Munjul.
Menurutnya, koordinasi yang baik diperlukan agar setiap persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan MBG dapat segera dikomunikasikan dan ditindaklanjuti.
“Kami selalu berkoordinasi dengan baik, baik dengan Mitra Pengelola maupun dengan unsur pemerintah. Karena program ini membutuhkan sinergi dari semua pihak agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Selain koordinasi, evaluasi juga dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan. Hasil evaluasi menjadi bahan untuk melakukan perbaikan apabila ditemukan hal-hal yang masih perlu ditingkatkan dalam pelaksanaan di lapangan.
A Gunaedi menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen menjalankan arahan BGN dan menjaga kualitas pelayanan MBG. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada satu pihak, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur yang menjalankan tugas masing-masing.
“Kami akan terus melakukan pengawasan, pembinaan dan evaluasi. Apa yang menjadi arahan BGN akan kami laksanakan. Harapannya pelayanan MBG di wilayah Munjul dapat terus berjalan dengan baik dan optimal,” pungkasnya.
Dengan mengutamakan pengawasan, pembinaan relawan, koordinasi bersama Mitra Pengelola dan unsur pemerintah, SPPG Pandeglang Munjul Pasanggrahan berupaya memastikan pelayanan Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara optimal bagi penerima manfaat, termasuk masyarakat di wilayah yang memiliki tantangan geografis 3T. (Red).
Penulis/Reporter : A Rozak
Redaktur : Bantensuara.com

Zek Permana 
















