Heboh, Diduga Terkait Video Viral Sebelumnya, Oknum ASN di Pandeglang Lakukan Sumpah Al-Qur'an
PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM– Sebuah foto yang memperlihatkan seorang pria diduga Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani prosesi sumpah di bawah kitab suci Al-Qur'an beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat Pandeglang.
Foto yang beredar tersebut pertama kali diketahui diunggah dan dibagikan melalui akun media sosial IG PandeglangFYP, kemudian tersebar luas di berbagai platform media sosial dan grup percakapan. Dalam foto itu, pria yang diduga merupakan oknum ASN tampak menjalani prosesi sumpah dengan Al-Qur'an diletakkan di atas kepalanya di hadapan sejumlah saksi.
Berdasarkan narasi yang menyertai unggahan di media sosial, sumpah tersebut dilakukan sebagai bentuk bantahan atas tuduhan yang diarahkan kepadanya terkait dugaan perilaku menyimpang.
Peristiwa ini menjadi sorotan karena dikaitkan oleh warganet dengan video yang sebelumnya sempat viral di media sosial. Video yang diunggah melalui akun TikTok @samsudin_banten itu memperlihatkan dua pria dewasa berada di dalam sebuah ruangan dengan mengenakan pakaian minim serta menampilkan adegan yang dinilai tidak pantas.
Saat video tersebut viral, beredar narasi yang menyebut salah seorang pria dalam rekaman itu diduga merupakan oknum ASN yang bertugas di RSUD Berkah Pandeglang. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak RSUD Berkah Pandeglang maupun instansi berwenang yang mengonfirmasi identitas pemeran dalam video tersebut ataupun hasil pemeriksaan terkait dugaan yang beredar.
Berdasarkan hasil penelusuran media ini, akun TikTok @samsudin_banten kini telah berubah menjadi akun privat sehingga konten yang sebelumnya dapat diakses publik tidak lagi terlihat. Meski demikian, perubahan status akun tersebut tidak dapat dijadikan sebagai bukti atau kesimpulan terhadap substansi perkara yang menjadi perbincangan publik.
Munculnya foto prosesi sumpah Al-Qur'an semakin memicu perhatian masyarakat. Berdasarkan informasi yang beredar, prosesi tersebut dilakukan sebagai bentuk klarifikasi dan penegasan bahwa pria yang bersangkutan membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang mengenai identitas pria dalam foto tersebut, status pemeriksaan, maupun tindak lanjut administratif atau hukum yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (Red).
Penulis/Editor : A Rozak

Zek Permana 














