Pamflet Seruan Aksi Beredar, Isu Tuntutan Menguat di Banten

Pamflet Seruan Aksi Beredar, Isu Tuntutan Menguat di Banten
Gambar: Potongan Selembaran Pamflet Yang Beredar Di Group Wa Dan Medsos

Serang, bantensuara.com – Beredar selebaran pamflet seruan aksi dengan tajuk “Diam Tertindas Bergerak Dilindas” yang ramai dibagikan melalui grup WhatsApp dan media sosial. Dalam pamflet tersebut, tercantum rencana aksi akan digelar pada Senin, 1 September 2025, dengan titik kumpul di Polda Banten dan DPRD Provinsi Banten.

Pamflet itu juga memuat 10 tuntutan aksi, di antaranya:

  1. Mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset.
  2. Menghapus tunjangan DPR RI.
  3. Meminta pemecatan Ahmad Sahroni dari jabatan anggota DPR RI.
  4. Mendesak pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri.
  5. Menuntut pengusutan kasus oknum anggota Brimob yang menewaskan seorang pengemudi ojek online.
  6. Mengangkat isu lokal terkait pengembalian tanah petani di Cibaliung.
    Selebihnya, masih ada beberapa poin lain yang menyinggung kebijakan pemerintah pusat maupun isu-isu daerah.

Meski begitu, hingga kini belum diketahui secara pasti siapa pihak yang bertanggung jawab atas beredarnya pamflet tersebut. Dari hasil penelusuran, belum jelas apakah selebaran itu dikeluarkan oleh organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), atau kelompok masyarakat lainnya.

Selembaran Pamflet Yang Beredar Di Group Wa dan Medsos

Aparat kepolisian disebut tengah memantau perkembangan informasi beredarnya seruan aksi tersebut, untuk mengantisipasi kemungkinan adanya mobilisasi massa pada tanggal yang tertera dalam pamflet. (Zak/Red).