Viral, Di Pandeglang Mobil KDMP Kiarapayung Cibitung Diduga Dipakai Angkut Kayu Pribadi

Viral, Di Pandeglang Mobil KDMP Kiarapayung Cibitung Diduga Dipakai Angkut Kayu Pribadi
Gambar : Mobil KDM Sedang Memgangkut Kayu. Sumber : Istimewa

PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan kendaraan bertuliskan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diduga digunakan untuk mengangkut kayu viral dan beredar luas di sejumlah grup percakapan WhatsApp (WA). Video tersebut kemudian diketahui diunggah melalui akun TikTok @baj1l

Dalam video yang beredar, perekam menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 27 Juli 2026. Perekam menyebut kendaraan Kopdes Merah Putih terlihat sedang mengangkut muatan kayu. Terlihat sebuah truk berlogo Kopdes Merah Putih membawa kayu gelondongan, kemudian perekam menghampiri kendaraan tersebut dan berbincang dengan pengemudi.

Berdasarkan percakapan yang terdengar dalam video, pengemudi menyampaikan bahwa kayu diangkut merubah milik H. Aja. Sedangkan mobil kopdes merupakan milik Koperasi Desa Merah Putih Kiarapayung, Kecamatan Cibitung Kab. Pandeglang 

Video yang beredar di grup-grup WhatsApp dan diunggah melalui akun TikTok @baj1l itu kemudian memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warganet meminta adanya penjelasan dari pengurus Koperasi Desa Merah Putih maupun Pemerintah Desa Kiarapayung terkait penggunaan kendaraan operasional koperasi untuk mengangkut kayu serta status muatan yang dibawa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Kiarapayung, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, maupun pihak terkait mengenai kebenaran informasi yang disampaikan dalam video, termasuk status kendaraan, tujuan pengangkutan kayu, serta apakah penggunaan kendaraan tersebut telah sesuai dengan peruntukannya.

Redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada Pemerintah Desa Kiarapayung, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, dan pihak terkait lainnya guna memperoleh keterangan resmi. Berita ini akan diperbarui setelah diperoleh klarifikasi dari pihak-pihak yang berwenang. (Red).

Penulis/editor : A Rozak