Aksi Protes Warga Bangkonol, Satu Truk Sampah Diturunkan di Depan Kantor Bupati Pandeglang
Pandeglang, Dimensipos.com – Polemik kebijakan Memorandum of Understanding (MoU) pengelolaan sampah antara Kabupaten Pandeglang dengan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memanas. Warga Kampung Bangkonol, Kecamatan Koroncong, melakukan aksi protes dengan menurunkan satu truk penuh sampah di depan Kantor Bupati Pandeglang, Rabu (20/8).
Sampah yang dibawa warga mengeluarkan bau menyengat serta cairan lindi yang merembes ke jalan, sehingga menarik perhatian masyarakat yang melintas di kawasan pusat pemerintahan tersebut. Aksi tersebut sebagai simbol penolakan keras warga terhadap kebijakan MoU sampah yang dinilai merugikan lingkungan serta mengganggu kesehatan warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol.
“Ini bentuk kekecewaan kami. Setiap hari kami yang menghirup bau busuk, melihat tumpukan sampah, dan menanggung resikonya. Sementara pemerintah daerah terkesan lebih mementingkan MoU daripada nasib warganya,” ujar salah satu orator aksi.
Dalam orasinya, warga mendesak Bupati Pandeglang segera mengevaluasi dan membatalkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Tangsel. Mereka menilai, kebijakan tersebut hanya menambah volume sampah di TPA Bangkonol yang sudah melebihi kapasitas.
Selain menurunkan truk sampah, massa juga membentangkan spanduk bertuliskan penolakan terhadap MoU serta menyuarakan tuntutan agar pemerintah daerah lebih berpihak pada masyarakat lokal.
Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang sendiri belum memberikan keterangan resmi terkait aksi protes warga tersebut.(Zak/Red).

Zek Permana 
















