PSI Pandeglang Terbang, 100 Peserta Ramaikan Lomba Layang-Layang
PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Pandeglang bersama Pemuda Sukagari menggelar kegiatan perlombaan layang-layang di area persawahan Kampung Sukagari, Desa Bama Hilir, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang. 05-06 September 2026
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang berasal dari kalangan pemuda dan masyarakat. Area persawahan yang menjadi lokasi kegiatan dipenuhi peserta yang membawa berbagai jenis layang-layang untuk diterbangkan dan diperlombakan.
Sejak kegiatan dimulai, peserta terlihat mempersiapkan layang-layang masing-masing sebelum diterbangkan ke udara. Suasana persawahan pun menjadi semakin ramai dengan aktivitas para peserta dan masyarakat yang turut menyaksikan jalannya perlombaan.
Ketua DPD PSI Pandeglang, Rismawan, mengatakan perlombaan layang-layang tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan bersama masyarakat, khususnya dalam membangun ruang interaksi positif bagi kalangan pemuda.

Gambar : Arena Perlombaannya Layang-layang
Menurut Rismawan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat dan pemuda untuk berkumpul serta mempererat silaturahmi di lingkungan Desa Bama Hilir.
“Kegiatan ini kita laksanakan bersama Pemuda Sukagari sebagai ruang untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Ada sekitar 100 peserta yang ikut dalam perlombaan layang-layang ini. Antusiasme masyarakat dan pemuda cukup baik,” ujar Rismawan.
Ia menambahkan, kegiatan masyarakat seperti perlombaan layang-layang dapat menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengisi waktu dengan aktivitas bersama yang melibatkan kreativitas dan kebersamaan.
“Layang-layang ini merupakan permainan yang sudah dikenal masyarakat. Kita ingin menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang bisa mempertemukan pemuda dan masyarakat dalam suasana yang santai, tetapi tetap membangun kebersamaan,” katanya.
Rismawan juga menyampaikan bahwa keterlibatan PSI Pandeglang dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan dengan masyarakat di tingkat bawah. Menurutnya, kegiatan kemasyarakatan tidak selalu harus dilakukan dalam bentuk kegiatan formal, tetapi juga dapat melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
“Kami ingin hadir dan berbaur bersama masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi secara langsung dengan pemuda dan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bappilu DPD PSI Pandeglang, Agus M Ridwan, mengatakan perlombaan layang-layang tersebut mendapat respons positif dari peserta. Sebanyak 100 peserta turut ambil bagian dan mengikuti kegiatan yang dilaksanakan di area persawahan Kampung Sukagari.
“Pesertanya sekitar 100 orang. Ini menunjukkan bahwa kegiatan sederhana seperti lomba layang-layang masih diminati, terutama oleh masyarakat dan pemuda. Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan ini bisa menjadi ruang untuk berkumpul dan bersilaturahmi,” ujar Agus.
Agus mengatakan, keterlibatan Pemuda Sukagari menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara pemuda dan PSI Pandeglang diharapkan dapat membuka ruang kegiatan bersama yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Kami mengapresiasi Pemuda Sukagari yang sudah ikut menginisiasi dan menjalankan kegiatan ini. Kami dari PSI Pandeglang mendukung kegiatan-kegiatan positif yang melibatkan pemuda dan masyarakat,” katanya.
Menurut Agus, kegiatan perlombaan layang-layang juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati suasana berbeda di lingkungan persawahan. Peserta dapat mengikuti perlombaan sekaligus berinteraksi dengan warga lainnya yang hadir di lokasi.
“Kegiatan ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah. Ada kebersamaan, ada silaturahmi dan ada interaksi antara pemuda dengan masyarakat. Itu yang juga menjadi bagian penting dari kegiatan ini,” tutur Agus.
Ia menambahkan, PSI Pandeglang akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan kelompok pemuda serta masyarakat dalam berbagai kegiatan di wilayah Kabupaten Pandeglang.
“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berkembang dan menjadi bagian dari aktivitas masyarakat. Pemuda memiliki peran penting dalam menggerakkan kegiatan di lingkungannya, dan kami siap berkolaborasi,” pungkasnya.
Perlombaan layang-layang tersebut pun berlangsung di tengah hamparan persawahan Kampung Sukagari dengan diikuti sekitar 100 peserta. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pemuda, masyarakat dan pengurus PSI Pandeglang dalam suasana kebersamaan. (Red).
Reporter : A Rozak
Redaksi bantensuara.com

Zek Permana 
















