JAM-Banten Minta Audiensi dan Audit Program Revitalisasi SDN Pandeglang
PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM — DPC.JAM-Banten (Jaringan Aspirasi Masyarakat Banten) Kabupaten Pandeglang akan mengajukan audiensi dan diskusi publik kepada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terkait pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun Anggaran 2026.
Ketua DPC.JAM-Banten, N. Sujana Akbar, mengatakan pihaknya juga akan meminta keterbukaan data sekolah penerima program serta audit terhadap pelaksanaan program revitalisasi.
“Kami tidak ingin berspekulasi. Yang kami kawal adalah agar dana APBN sebesar Rp659.190.751 untuk SDN Alaswangi 1 benar-benar digunakan 100 persen untuk kepentingan siswa. Jika ada perbedaan informasi, maka tempat yang paling tepat adalah duduk bersama,” ujar Sujana, Sabtu (5/9/2026).
Rencana audiensi tersebut disampaikan setelah beredar pemberitaan pada 4 September 2026 mengenai dugaan setoran 10 persen dari nilai bantuan Program Revitalisasi SD Negeri di Kabupaten Pandeglang.
Dikutip dari secondnewsupdate.co.id, pemberitaan sebelumnya memuat keterangan Kepala SDN Alaswangi 1 Kecamatan Menes, Asep, terkait pelaksanaan program revitalisasi di sekolah tersebut.
Dalam pemberitaan tersebut disebutkan adanya dugaan setoran sebesar 10 persen dari nilai anggaran proyek kepada pihak di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang.
Namun, dalam keterangan berikutnya, Asep menyampaikan klarifikasi mengenai pemberitaan tersebut.
Dikutip dari secondnewsupdate.co.id, Asep menyatakan bahwa dirinya belum pernah mendapatkan permintaan setoran atau fee sebesar 10 persen dari pihak mana pun.
“Saya Asep, Kepala SDN Alaswangi 1 Kecamatan Menes. Dengan ini saya ingin mengklarifikasi pemberitaan tentang Revit 2026 SDN Alaswangi 1 di media yang menyatakan bahwa saya diduga menyetor fee proyek 10 persen ke Dinas,” ujar Asep dalam keterangannya.
Asep menyatakan selama pelaksanaan program revitalisasi, belum pernah ada pihak yang meminta setoran fee sebesar 10 persen kepadanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Rifa’i, membantah adanya setoran dalam program revitalisasi.
“Tidak ada setoran. Kami akan panggil kepala sekolahnya,” kata Rifa’i saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Rifa’i menyampaikan pihaknya akan memanggil Kepala SDN Alaswangi 1 untuk meminta penjelasan terkait informasi tersebut.
Sujana mengatakan perbedaan keterangan tersebut menjadi salah satu hal yang akan dibahas dalam audiensi yang akan diajukan kepada Disdikpora Pandeglang.
“Yang kami pertanyakan, pemberitaan pertama itu dasarnya keterangan siapa? Kalau memang kepala sekolah sekarang menyatakan tidak pernah ada yang meminta setoran, tentu harus jelas dari mana informasi awal mengenai dugaan setoran 10 persen itu berasal,” ujar Sujana.
Sujana mengatakan pihaknya akan melayangkan surat resmi kepada Disdikpora Pandeglang untuk menggelar audiensi atau diskusi publik pada 10 September 2026.
“Kami mengapresiasi pernyataan Kabid SD Disdikpora yang akan memanggil kepala sekolah. Kami berharap proses ini transparan dan akuntabel,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, JAM-Banten akan menyampaikan empat hal, yakni keterbukaan data seluruh sekolah penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, audit investigasi terhadap pelaksanaan program, tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran, serta permintaan klarifikasi publik dan tertulis dari Kepala SDN Alaswangi 1 Kecamatan Menes terkait pemberitaan dugaan setoran 10 persen.
Sujana juga menyampaikan bahwa apabila suatu pihak menilai pemberitaan tidak benar atau merugikan, pihak tersebut dapat menempuh mekanisme yang berlaku.
“Kalau memang pemberitaan itu dianggap hoaks atau tidak benar, jangan hanya diklarifikasi. Kalau memang ada unsur yang merugikan atau informasi yang tidak benar, silakan laporkan media tersebut melalui mekanisme yang berlaku,” ujar Sujana.
JAM-Banten menyatakan akan mengundang media massa dan Kepala SDN Alaswangi 1 Kecamatan Menes dalam agenda audiensi yang direncanakan berlangsung pada 10 September 2026.
Penulis: A Rozak
Redaksi: Bantensuara.com

Zek Permana 
















