Lima Jurnalis dan Dua Kru Kapal Diduga Hilang Kontak di Selat Sunda

Lima Jurnalis dan Dua Kru Kapal Diduga Hilang Kontak di Selat Sunda
Gambar: Pamplet Infobalawista

PANDEGLANG, BANTENSUARA.COM – Lima orang jurnalis bersama dua kru kapal dilaporkan diduga hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, di perairan Selat Sunda.

Informasi tersebut beredar melalui grup WhatsApp. Berdasarkan informasi yang diterima, kelima jurnalis dan dua kru kapal berangkat menggunakan satu unit kapal long boat dari Dermaga Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Basarnas Banten disebut telah diterjunkan untuk melakukan pencarian. Tim menggunakan RIB-02 dalam operasi pencarian di wilayah perairan Selat Sunda.

Pencarian dilakukan di tengah meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dalam beberapa hari terakhir. Aktivitas erupsi dilaporkan berlangsung sejak 4–5 September 2026 dan material vulkanik serta abu disebut menyebar hingga sejumlah wilayah pesisir Pandeglang dan Lampung Selatan.

Kondisi cuaca, gelombang laut, serta aktivitas vulkanik menjadi tantangan dalam proses pencarian. Nelayan dan masyarakat juga diimbau tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau karena adanya potensi bahaya material vulkanik dan gelombang tinggi.

Sejumlah kamera pengawas atau CCTV di sekitar kawasan gunung juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat aktivitas erupsi.

Sementara itu, Ketua Balawista Nasional Ade Ervin mengatakan, lima orang tersebut bukan wisatawan yang melakukan aktivitas wisata.

“Kelima orang tersebut bukan wisatawan yang bertujuan untuk aktivitas wisata, melainkan para jurnalis yang mungkin bertujuan melakukan peliputan terkait situasi Anak Gunung Krakatau,” ujar Ade.

Menurutnya, Balawista telah membuka jejaring komunikasi di kawasan pesisir Banten dan Lampung guna membantu proses pencarian.

Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan dua kru kapal tersebut masih berlangsung. Mengingat lokasi pencarian berada di sekitar kawasan gunung api aktif, proses SAR memerlukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan tim di lapangan.

Redaksi Bantensuara.com masih berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada Basarnas Banten dan pihak terkait untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai keberadaan para jurnalis dan kru kapal.

Sumber: Grup WhatsApp/Info Balawista.
Editor : Redaksi.Bantensuara.com
Penulis : A Rozak