Pasca Video Viral Diduga Berkaitan dengan LGBT, Selebaran Deklarasi Penolakan LGBT Beredar di Pandeglang

Pasca Video Viral Diduga Berkaitan dengan LGBT, Selebaran Deklarasi Penolakan LGBT Beredar di Pandeglang
Gambar: Selembaran Pamflet Ajakah. Sumber : Istimewa

PANDEGLANG | BANTENSUARA.COM – Pasca beredarnya video viral yang diduga berkaitan dengan isu LGBT dan menyeret nama seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pandeglang, kini muncul sebuah selebaran berisi ajakan mengikuti Deklarasi Penolakan LGBT yang beredar di berbagai grup WhatsApp masyarakat. Minggu (19/07/2026).

Dalam selebaran tersebut, masyarakat Pandeglang diajak menghadiri kegiatan bertajuk "Deklarasi Penolakan LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender)" yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 13.00 WIB, di Halaman DPRD Kabupaten Pandeglang.

Poster yang beredar juga mencantumkan nama Abuya Muhtadi Dimyati dan kawan-kawan sebagai pihak yang akan hadir dalam kegiatan tersebut. Sementara pada bagian bawah poster tertulis nama koordinator, yakni Johan Saputra, H. Dede S, dan Idrus Rizal.

Kemunculan selebaran itu terjadi setelah isu dugaan LGBT di Pandeglang ramai menjadi perbincangan publik menyusul beredarnya sebuah video di media sosial yang diduga melibatkan seorang oknum ASN. Hingga saat ini, dugaan tersebut masih menjadi perhatian masyarakat dan proses penanganannya berada pada pihak berwenang.

Beredarnya poster deklarasi tersebut memicu beragam tanggapan di media sosial maupun grup WhatsApp. Namun demikian, belum diketahui secara pasti jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan maupun bentuk agenda yang akan dilaksanakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari panitia penyelenggara terkait tujuan, teknis pelaksanaan kegiatan, maupun perizinan acara. Bantensuara.com masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak yang namanya tercantum dalam selebaran serta instansi terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut. (Red).

Penulis : A Rozak